Partisi Ruangan Menggunakan Kalsiboard

23 , July , 2018
Partisi Ruangan Menggunakan Kalsiboard
kalsiboard

Sebelum membangun rumah, tentu Anda sudah mempertimbangkan ruang yang dibutuhkan di dalam rumah tersebut. Namun seiring berjalannya waktu, kebutuhan Anda pun akan bertambah dan memaksa Anda untuk memiliki ruangan tambahan. Misalnya kedatangan anggota keluarga yang baru atau membutuhkan ruang kerja yang lebih luas.
Permasalahannya adalah tidak semua keluarga memiliki dana yang cukup untuk menambah ruangan di rumahnya yang berupa pavilion atau ekstension di sebelah rumah. Dengan demikian, mereka harus menemukan solusi untuk menambah ruangan di rumah dengan biaya yang efisien.

Solusi yang memungkinkan adalah dengan menggunakan dinding partisi. Dinding partisi biasanya dibuat menggunakan material tripleks. Meski murah dan tidak merepotkan, material ini memiliki beberapa kekurangan. Pemasangan tripleks yang kurang rapi akan membuat ruangan terlihat seperti hanya untuk sementara. Tripleks juga mudah lapuk dan berjamur jika sering terkena air. Selain itu, finishing-nya harus menggunakan wallpaper atau pengecatan yang rapi untuk menutupi sambungan tripleks dan paku yang ada.

Guna menyesuaikan iklim tropis di Indonesia, sebaiknya gunakanlah material kalsiboard. Material ini hampir mirip dengan tripleks, hanya saja bahan dasarnya adalah kapur atau partikel serbuk gypsum. Kalsiboard dinilai lebih praktis pada pengaplikasiannya karena warnanya putih seperti dinding sehingga tidak membutuhkan proses finishing yang lebih lanjut. Selain itu, kalsiboard juga lebih awet dibandingkan tripleks. Biasanya pada saat proses framing kalsiboard, Anda membutuhkan balok penguat di setiap 75-100 cm. Fungsinya adalah menahan beban dinding dan menjaga agar kalsiboard tidak melengkung.

 

Kalsiboard sangat ringan sehingga pemasangannya cukup menggunakan lem menggunakan lem material khusus. Hasil pemasangan kalsiboard akan maksimal jika pada saat pemasangan hingga lem mengering Anda menekan-nekan permukaan kalsiboard pada bagian dinding partisi yang ditopang langsung oleh balok framing secara intens. Pada tahap finishing Anda tidak perlu mengecat atau melapisi kalsiboard, cukup membersihkan sisa-sisa lem yang menempel di bagian pertemuan antar dinding.

 

source: www.rumahku. com