Warnai Atapmu Warnai Hidupmu

29 , April , 2018
Warnai Atapmu Warnai Hidupmu

Warna merupakan anugerah Tuhan yang sangat indah, tercipta untuk menghiasi dunia. Tidak terbayang kan, bagaimana jadinya jika dunia tidak memiliki warna-warni seperti saat ini.

Warna adalah unsur paling dominan dan paling relatif dalam desain dan kehidupan. Bagaimana seseorang memandang warna melibatkan respon psikologi manusia. Secara psikologis, berbagai warna itu bukanlah suatu gejala yang hanya bisa diamati saja, warna dapat mempengaruhi kelakuan dan berperan penting dalam penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya kita terhadap bermacam-macam benda di sekeliling kita.

Warna selalu menghiasi kehidupan kita sehari-hari. Sebagai contoh, penerapan warna dalam pembuatan logo satu perusahaan, pengolahan warnanya menggunakan ilmu psikologi supaya logo yang dihasilkan bisa menyampaikan pesan tersembunyi perusahaan itu, sekaligus menggambarkan brand perusahaan untuk konsumen. Para fotografer dan juga videografer sering menggunakan psikologi warna untuk menciptakan efek emosi dengan tujuan karyanya bisa dirasakan sepenuhnya oleh orang lain yang melihatnya. Di dunia film, juga digunakan pengolahan makna warna untuk efek emosi (color grading). Seperti film horor yang sering menggunakan warna biru nuansa gelap untuk membangun suasana takut, dan lain-lain.

Kelompok warna dibagi atas 2 dasar kelompok makna warna, yaitu warna hangat dan warna dingin.

Warna hangat: warna hangat ini terdiri dari warna oranye, merah, emas dan coklat. Terkait dengan cahaya matahari. Warna hangat bisa membuat objek terlihat berat dan padat. Warna hangat terlihat jauh di depan.

Warna dingin: warna dingin terdiri dari biru muda, hijau dan ungu. Identik dengan awan, salju dan bayangan tergelap malam hari. Warna dingin bisa membuat objek terlihat terang dan segar. Warna dingin terlihat jauh di belakang.

Warna dapat mencangkup dari berbagai aspek nilai-nilai kehidupan, memiliki arti yang berbeda-beda, keserasian dan keindahan. Penerapan warna sangat membantu dalam kehidupan manusia, dalam hal apapun sebagai penghias dan pengindah objek maupun subjek. Di dalam ilmu psikologi, warna sangat berpengaruh terhadap jiwa seseorang, kepribadian hingga kesehatan. Jika anda cukup peka dalam memahami arti warna ini, setiap anda melihat orang akan tergambar adanya warna di dalam dirinya, yang berarti menggambarkan bagaimana kepribadiannya.

Warna-warna dasar memiliki makna tersendiri. Berikut adalah pengertian warna yang perlu anda ketahui:

1. Arti Warna Merah
Warna merah adalah warna yang beraura kuat, memberi arti gairah dan memberi energi untuk menyerukan terlaksananya suatu tindakan. Dalam psikologi warna merah memberi arti sebuah simbol keberanian, kekuatan dan energi, juga gairah untuk melakukan tindakan (action), serta melambangkan kegembiraan.

Merah adalah warna yang paling mendalam di antara warna-warna yang ada, warna ini termasuk golongan warna yang hangat. Makna warna merah bisa menggambarkan reaksi fisik terkuat dari diri kita sendiri. Arti warna ini juga bisa disebut mengartikan kehidupan, seperti darah dan juga kehangatan (warm). Disebut juga sebagai warna kehebatan di dalam dunia romansa serta dalam dunia kakuasaan. Dalam benak kita semua itu terikat erat dengan segi psikologi warna ini.

2. Arti Warna Biru
Warna biru umumnya memberi efek menenangkan dan diyakini mampu mengatasi insomnia, kecemasan, tekanan darah tinggi dan migraine. Didalam dunia bisnis warna biru disebut sebagai warna corporate karena hampir sebagian besar perusahaan menggunakan biru sebagai warna utamanya. Hal ini dikarenakan warna biru mampu memberi kesan profesional dan kepercayaan. Biru diyakini bisa merangsang kemampuan berkomunikasi, ekspresi artistic dan juga sebagai simbol kekuatan.

Berdasarkan cara pandang ilmu psikologi warna biru tua mampu merangsang pemikiran yang jernih dan biru muda membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan konsentrasi. Jika dikaitan dengan tipe kepribadian, warna biru berkaitan dengan tipe orang yang melankolis. Biru dengan cahaya yang dikurangi dapat memberikan nuansa ketenangan.

3. Arti Warna Hijau
Warna hijau adalah warna yang identik dengan alam dan mampu memberi suasana yang santai. Berdasarkan ilmu psikologi, warna hijau sangat membantu seseorang yang berada dalam situasi tertekan untuk menjadi lebih mampu dalam menyeimbangkan emosi dan memudahkan keterbukaan dalam berkomunikasi. Hal ini diyakini sebagai efek rileksasi dan menenangkan yang terkandung dalam warna ini. Didalam bidang design warna hijau memiliki nilai tersendiri karena dapat memberi kesan segar dan membumi terlebih jika dikombinasikan dengan warna coklat gelap.

Warna hijau adalah aura untuk orang dengan tipe kepribadian plegmatis, yaitu kedamaian yang mendominasi di dalam diri seseorang tersebut. Orang dengan tipe kepribadian ini selalu bisa menjadi pengengah dalam setiap perbedaan, dan juga lebih memilih menghindari hal-hal yang berbau konflik. Kebanyakan orang merasakan bahwa warna hijau adalah warna yang paling seimbang. Warna hijau terang bisa fokus secara langsung pada reseptor (sel rangsangan) mata kita. Makna warna hijau itu mengarah pada sesuatu yang menenangkan, karena sebagai warna mayoritas tumbuhan, dan juga makna warna ini bernuansa mata uang.

Meskipun warna dapat memberi pesan emosi pada sebuah benda, namun penilaian berdasarkan warna tidak selalu menjadi patokan jika dikaitan untuk hal yang bersifat subjektif. Jadi informasi ini bersifat relatif dam tidak bisa dijadikan sesuatu yang mutlak, semua adalah ilmu rasa, namun soal hati hanya pribadi masing-masing dan Tuhan yang tahu. Pengetahuan ini juga bisa kita terapkan di dalam kehidupan, misalnya pemilihan warna yang sesuai saat membangun rumah, memilih warna atap, menentukan warna dinding dan bagaimana kita menyeimbangkan warna dengan karakter yang selaras untuk menambah aura positif pada diri kita.