Serba-serbi Atap Transparan

31 , January , 2019
Serba-serbi Atap Transparan

Belakangan ini penggunaan atap transparan kian digemari oleh masyarakat. Beberapa alasannya adalah tampilannya begitu modern dan dinilai bisa menghemat penggunaan lampu pada siang hari karena sinar matahari bisa menembusnya.

Terlepas dari alasan di atas, ternyata banyak yang masih bingung apakah lebih baik pakai atap transparan atau tidak untuk rumahnya. Bagi anda yang termasuk salah satu dari mereka, lebih baik simak serba-serbi atap transparan berikut ini supaya semakin mantap saat memutuskannya.

 

1. Spot yang bisa menggunakan atap transparan

Tidak semua bagian rumah bisa menggunakan atap transparan dengan alasan keamanan, apalagi untuk anda yang memiliki rumah di perkotaan. Biasanya spot yang menggunakan atap transparan ini adalah garasi luar, gazebo, sun room, dan sebagian area rumah yang tidak terlalu privasi seperti dapur atau area jemur semi indoor.

 

2. Material untuk atap transparan

Atap transparan bisa dibuat menggunakan sejumlah material. Pertama ada atap transparan dari solartuff. Jenis ini memiliki tingkat kejernihan yang setara dengan kaca. Permukaannya rata dan halus. Kekuatannya cukup tangguh karena anti bocor, tidak mudah pecah, fleksibel, tahan terhadap perubahan cuaca, mengandung UV, dan mampu meredam suara bising dari luar rumah.

Kedua ada atap transparan dari polikarbonat. Material ini memang tidak sejernih kaca karena sifatnya yang meredam sinar matahari. Jadi area di bawah atap ini akan tetap terang pada siang hari, namun tidak terasa begitu panas. Selain itu polikarbonat juga tahan air dan tahan rayap sehingga bisa bertahan dalam waktu cukup lama.

Ketiga ada atap transparan dari kaca. Untuk material yang satu ini Kania sarankan digunakan sebagai skylight (jendela di bagian langit-langit rumah) berukuran kecil saja. Pasalnya material kaca terbilang cukup berat. Jika struktur penopangnya tidak dibuat dengan sempurna maka resiko kaca terjatuh akan lebih besar. Tentu hal ini membahayakan para penghuni rumah.

 

3. Kelebihan dari penggunaan atap transparan

Penggunaan atap transparan mampu memberikan kelebihan tersendiri bagi penghuni rumah. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, atap transparan bisa menciptakan kesan yang lebih modern dan futuristik.

Penghuni rumah juga bisa melakukan penghematan lampu pada siang hari karena sinar matahari bisa menembus atap tersebut. Bagi yang menempatkan tanaman di dalam ruangan, atap transparan bisa menjaga kelangsungan hidup tanaman tersebut. Mereka tetap bisa memperoleh sinar matahari secukupnya tanpa perlu khawatir akan mati kekeringan.

 

4. Kekurangan dari penggunaan atap transparan

Di balik kelebihan, tentu ada kekurangan juga. Beberapa di antaranya adalah beberapa material atap transparan tidak dibekali dengan anti UV. Jika digunakan dalam jangka waktu lama akan berbahaya bagi kesehatan penghuni rumah. Sedangkan material yang terlalu jernih bisa membuat area di bawahnya terasa lebih panas saat siang hari.

Penggunaan atap transparan di beberapa bagian ruangan juga bisa memancing tindak kejahatan, terutama jika berada di perkotaan padat penduduk. Bukan tidak mungkin ada orang asing yang berusaha mengintip bagian dalam rumah dari atas.

 

5. Perawatan atap transparan

Secara keseluruhan, atap transparan perlu dibersihkan secara rutin dari debu yang menempel. Dengan demikian atap transparan tidak terlihat kusam. Jika berminat menggunakan atap transparan dari kaca, sebaiknya berikan pelapis khusus agar permukaan tidak mudah terbaret debu atau kerikil. Pilih juga kaca laminated untuk mencegah pecahannya berhamburan ketika tertimpa benda berat.

 

source : dekoruma . com