Ciptakan Hunian Sehat Dengan Ventilasi Rumah

10 , May , 2019
Ciptakan Hunian Sehat Dengan Ventilasi Rumah

Rumah yang sehat bukan hanya punya ciri-ciri rumah ramah lingkungan, tetapi juga memiliki sistem sirkulasi udara yang baik. Maka dari itu, sistem ventilasi rumah menentukan seberapa sehat hunian tinggal anda. Sistem ventilasi rumah yang ideal harus bisa menyalurkan udara secara maksimal, menyediakan celah bukaan yang cukup, dan mampu menyaring debu atau udara kotor yang masuk.

Sistem ventilasi rumah sendiri terbagi kedalam dua jenis, yaitu sistem ventilasi rumah alami dan sistem ventilasi rumah mekanis, untuk lebih jelasnya, yuk langsung saja simak 5 inspirasi ventilasi rumah berikut ini


1. Jendela Ventilasi Sebagai Jalur Sirkulasi Udara

source : dailytelegraph. com.au

Jendela ventilasi merupakan vetilasi rumah permanen yang umumnya dipasang di atas jendela utama pada rumah-rumah di wilayah tropis. Yang sering menjadi kesalahan dalam penggunaan ventilasi rumah ini adalah ukuran dan jumlahnya tidak disesuaikan dengan luas ruangan.

Minimal ventilasi rumah berjenis ini luasnya harus mencakup 5% dari luas ruangan. Dalam pemasangannya, usahakan boven dipasang saling berhadap-hadapan (cross ventilating) sehingga udara atau hawa panas dapat langsung keluar-masuk dan tidak mengendap di dalam ruangan.

 

2. Loster, Ventilasi Rumah Dekoratif

source : pinterest.com

Ventilasi rumah yang satu ini dapat memberikan tampilan yang berbeda pada rumahmu. Celah-celah pada ventilasi rumah ini sengaja dibentuk untuk memperlihatkan sebuah pola atau motif tertentu. Ukiran cerah ini yang membuat loster juga berfungsi sebagai dekor ruangan.

Selain itu, ventilasi rumah ini juga terbuat dari berbagai variasi material, seperti kayu, semen, ataupun keramik. Karena keunikannya ini, loster adalah salah satu ventilasi rumah yang juga bisa digunakan sebagai variasi sekat ruangan atau pagar rumah.

 


3. Ventilasi Rumah dengan Jalusi

source : pinterest.com

Jalusi merupakan salah satu jenis ventilasi rumah alami yang dipasang pada jendela horizontal. Ventilasi rumah yang satu ini tersusun atas kisi-kisi, yang diantaranya terdapat celah untuk jalur masuknya udara dan cahaya.
Penggunaan jalusi sebagai ventilasi rumah dapat mengontrol intensitas cahaya yang masuk ke dalam rumah karena material penyususnya mampu menyerap dan memantulkan cahaya berlebih.

Dengan strukturnya yang berkisi, ventilasi rumah ini mampu menyaring udara kotor yang masuk. Jalusi juga mudah untuk dibuka dan ditutup, sehingga penggunaanya dapat diatur sewaktu-waktu, sesuai dengan kebutuhan ruang.


4. Sistem Ventilasi Rumah yang Mekanis di Dalam Atap

source : pinterest.com

Pada rumah yang menerapkan sistem ventilasi mekanis, biasanya ventilasi rumah yang digunakan adalah kipas penghisap (exhaust fan). Penyaring udara ini dipasang di atas plafon di tiap-tiap ruangan, terhubung dengan jalur aliran udara yang berpusat pada Heat Recovery Unit (MVHR) yang diletakan loteng.

Pada mesin tersebut, udara yang telah terhisap terlebih dahulu diekstraksi. Hasilnya udara yang bersih akan disalurkan kembali ke dalam ruangan, sedangkan udara yang tercemar akan dibuang ke luar rumah. Ventilasi rumah dengan sistem mekanis sangat efektif dalam membersihkan udara yang terkontaminasi, bahkan bisa menjebak debu dan serangga.


5. Ventilasi Rumah Tambahan untuk Dapur dan Kamar Mandi

source : google.com

Dapur dan kamar mandi di rumah memang sebaiknya memiliki sistem ventilasi rumah sendiri. Aktivitas yang dilakukan di dapur dan kamar mandi menghasilkan uap air yang bertemperatur tinggi. Untuk itu, diperlukan sebuah sistem ventilasi rumah khusus pada kedua ruangan tersebut untuk menghilangkan uap air yang panas yang muncul saat memasak ataupun saat menggunakan air panas di kamar mandi.

source : pinterest.com

Apabila uap air yang panas tidak dibuang atau disalurkan keluar, maka udara panas akan melingkupi sekitar dapur dan kamar mandi. Hal ini dapat menganggu jalur udara bersih yang mengalir di dalam ruangan, sehingga ruangan menjadi terasa pengap. Untuk kamar mandi, kamu bisa menggunakan sejenis blower atau local exhaust fan, sedangkan untuk dapur adalah cooker hood yang diletakan di atas kompor. Sistem ventilasi rumah ini bekerja dengan kaidah sistem ventilasi mekanis.
Dalam penerapannya, sebaiknya kamu mengombinasikan sistem ventilasi rumah yang alami dan yang mekanis agar sirkulasi udara semakin lancar dan kualitas udara di dalam ruangan juga tetap baik. Rumah yang sehat menentukan kualitas dan gaya hidup pemiliknya. Yuk sama-sama wujudkan hunian rumah sehat.

 

source : www.dekoruma . com